Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2012

Sepatu

Seberapa sering kamu menghabiskan waktu bersama sepatumu? Bagi sebagian besar cewek, tas dan sepatu adalah adiksi. Aku sendiri nggak pernah memandang penting kedua hal ini. Aku selalu memilih tas dan sepatu secara fungsional, tentunya dengan warna dan motif yang manis buat mataku. Aku nggak pernah punya banyak sepatu, sejak semua sepatu dan tas kubeli dengan uang sendiri. Satu sepatu kupakai sampai usang bahkan sampai rusak, baru beli lagi... sehingga setiap sepatu tanpa sengaja menunjukkan stage personal. Tahap diri saat dipakainya sepatu itu, panggung dimana aku berpijak. Aku pernah beli sepatu tiga puluh lima ribu rupiah di terminal blok m, sebuah flat shoes motif rajut. Dengan harga semurah itu tentu saja yang dirajut-sulam bukan benang sutra melainkan bahan yang kasar seperti ijuk. Justru karena itu aku beli. Dan yang diharapkan benar-benar terjadi, sepatu itu nggak rusak-rusak sampai 1 tahun. Bahkan sampai aku beli sepatu baru lagi, dia belum rusak, cuma dekil parah, tergeletak ...

sad

saya sedih dan sudah lama tidak merasa se-sedih ini dimana saya nggak bisa berhenti meneteskan air mata kayak patung air mancur aja. iya, benar, dari semalam sampai hari ini tanggal 24 mei ulang tahun saya, sudah siang pula. ya, tidak ada yang bisa bikin saya sedih-sedih banget kecuali portugal. para ortu gagal. hehehe.

Bekasi-Bintaro-Cikini

Hidup haruslah gembira. Naik angkot bau keringat, terpanggang terik matahari Bekasi, harus gembira. Menunggu bus yang tepat tanpa tahu pasti berapa nomernya, harus gembira. Bergembiralah, walau gembira bukan sebuah keharusan. Momen-momen seperti itu jangan dirasakan sebagai neraka, walau panas membara. Tidak semua orang punya kesempatan merasakan yang demikian. Nikmatilah realita dan kekinian dengan semaksimal mungkin. Memang realita nya kamu tidak punya uang untuk naik taksi saat ini. Ya sudah nikmatilah, gembiralah.

if you're happy and you know it clap your hand

May is a wonderful month, alhamdulillah. This is May 13th, Sunday evening I arrived home from crazy locking class at Interlude. Kalo di kelas itu capeknya maksimum, no lebay. Icha aja yang udah bertahun-tahun di situ tetep abis tenaganya apalagi aku yang tiba-tibaa masuk kelas Intermediate. udah gitu galon aqua nya kosong Masya Allah, pelit atau nggak care skali itu yg punya salon Stylize, kan kitorang so basewa, so bayar deng doi. Tapi ya, selesai kelas selalu ada semburat, atau katakan saja MUNCRAT. Muncratan rasa bahagia. Rasa gembira gitu, padahal muridnya cuma aku dan Stanley, sama Icha guest student ceileeh... kayak pertukaran pelajar aja. Dan mereka berdua itu jago-jago, jauh lah levelnya di atas aku, tapi aku selalu gembira, tidak seperti di (sensor). Hari Jumat tanggal 11 Mei aku ke IKJ mau ngambil ijazah. Berangkat sendiri deng taksi habis Rp56.000. Di ruang Akademik harus mengisi survey yang panjangnya 4 halaman baru dikasih itu ijazah. Mana survey nya kebaca banget ngga...

mimpi dan hal-hal lain

Tanggal 8 Mei malamnya aku mimpi dapat murid dance, dan aku sudah bikin dua koreografi, kontemporer dan girls hiphop. Yang kontemp lagu "Burning Room" nya John Mayer, yang girls hiphop lagunya Ciara, entah yang mana. Muridku adalah dua cewek SMA dan kami akan latihan di tanah lapang di lantai 3 melewati ruangan sempit dan dua tangga yang tinggi-tinggi. Aku excited dan bingung duh yang mana ya yang kuajarin tapi tu anak 2 malah pingsan padahal baru naik tangga pertama. Aku yang sudah menunggu di lantai 3, melihat hal itu aku pun berteriak "Heh bangun! Baru segitu aja pingsan! Ni temenku yang lebih gendut bisa naik sampai lantai tiga!"Aku merangkul Nique yang tiba-tiba ada di sebelahku. Terus itu anak nyahut "Tapi kan dia penari!" "Ya kan kalian mau belajar jadi penari!" balasku. Ah dasar absurd banget mimpi... udah seneng punya murid, eh muridnya pura-pura pingsan lagi!

mimpi 4 mei 2012

Mimpi sekolah di Dempo lagi sama Nindi. Di kelas ada anak kecil cowok lucu banget, dia mau menyelesaikan soal matematika di papan tulis. Aku mau nyium dan gigit tangannya saking lucunya. Febri FAIMS nyeletuk "Santai kali.." atau semacamnya. Dia murid Dempo juga. Jam istirahat, aku ke Starbucks dalam sekolah. Gila harga mahal-mahal banget ya. Aku mau beli yang murah, Aloe Vera Tea kalau nggak salah. Di starbucks ketemu Mbak Mia, dia bilang fanpage Pacific Place kacau banget sejak dipegang Pungky. Dan dia berulang kali bilang "Gimana dongg??" dengan muka porselen nya dan baju biru-jilbab biru. "Yyyah.. gimana dong" jawabku. Starbucks ini juga lagi rewel banget, ngga bisa jelasin ke pembeli dengan baik dan jelas. Dia bilang untuk beli donatnya, minimal beli lima porsi. Aku tanya lima porsi itu berapa donat? Lima porsi atau lima donat? Ah pokoknya babi banget! Ada Daru. Aku bilang sama Daru "Ini kan last week ku di kantor. Aku mau mau aja sih ngu...