hidup itu pendek, semua setuju. jadi kugunakan kata memori, mungkin bisa lebih tepat. aku bersandar pada memoriku tentang hidup yang aku jalani. kontemplasi ini muncul malam ini di dalam angkot 08 menuju rumah dari belanja sayur di Giant (duh, penting ya informasi ini?) mungkin pemikiran ini muncul karena melihat jalanan yang gelap, walau motor-motor ngebut sliweran. hidupku ini berpindah-pindah, sehingga perubahannya terasa tebal dan tidak bisa tidak disadari. rasanya bagaikan operasi tanpa obat bius. operasi menjadi manusia yang baru. aku tau banyak orang yang berubah karena pengaruh pergaulan. yang kuceritakan di sini bukan seperti itu. aku berubah karena tempat tinggal baru, cara hidup yang baru, dan maki-makian yang memaksaku memilih antara kalah dan menang. tapi, seperti slogan yang mungkin sudah ditato di dagingku sejak aku lahir, "tidak ada satu hal pun dalam hidup ini yang tak bisa ditertawakan.." malang,24 Mei aku tidak suka pesta. tidak suka basa-basi...
live real. dream big.