31 Mei, ya, hari penghujung di bulan kelahiranku, kami, sepasang anak muda ini, akhirnya motoran ke Bogor!! 30 Mei 2026 jadi hari pertama aku membeli helm hahaha. Beli online nyampe hari itu juga. Rencana motoran ke Bogor itu udah dibicarakan dari 2021. Iya, dari awal kami tinggal bersama namun karena berbagai hal, selalu tertunda. Misal, dia baru pindah dari Jawa Tengah, sekitaran Bintaro aja nyasar. Jadi nggak berani ngajakin motoran ke Bogor. Ke Depok aja, pas takziyah ke Nique, dia nanya terus "Berapa kilometer lagi?" "Berapa menit lagi?" Bikin stress. Baru tahun lalu dia mulai nyetir sendiri jauh ke Jakarta Barat, ke Tangerang, barulah aku mulai ada optimisme bisa kali ya Bogor. Jam 4.55 pagi kami udah di atas motor. Selfie dulu dengan helm baru. Ngikutin map aja tuh, berhenti di Bubur Ayam Sumedang dulu di Pamulang. Enaak. Nggak pakai ngerokok-rokok, langsung lanjut sampai Bogor. Alhamdulillah nggak kena macet sama sekali. Aku nonton di YouTube motoran katanya...
Aku tidak pernah merindukan masa kecil. Bukan karena tidak indah, namun ia cukup sampai di situ. Lagipula pada masa itu, pikiran dan perasaan-perasaanku seperti tidak cocok dengan usiaku. Teman imajinasi, sosok yang kuciptakan sendiri, sebagai kompensasi dari rasa terasing dan bersalah karena mengharapkan kehangatan yang tidak tiba-tiba berubah jadi letusan gunung berapi. Aku tidak betah berlama-lama main denga teman imajinasi, mungkin takut gila. Hahaha. Internet kemudian menjadi tempat anak-anak kesepian. Membangun persona dan menuliskan perasaan-perasaanku di buku harian publik. Rasa sepi dan asing itu juga yang membuatku menulis cerita ketika masih menjadi siswa sekolah dasar. Aku menulis cerita yang terus kulanjutkan hingga episode 500. Setiap cerita adalah imajinasi tentang bagaimana aku ingin diperlakukan, bagaimana aku diinginkan dan disayang, kebutuhan dasar manusia tampaknya. Pada episode ke-500 aku terpaksa membuat semua tokoh menemui ajalnya karena aku tidak punya ide ...