Aku senang menjadi berbeda. Seiring waktu aku belajar bahwa menjadi berbeda ada konsekuensinya. Orang akan memperlakukanmu dengan berbeda. Apakah kita terbagi menjadi orang yang berbeda dan orang yang seragam? Dalam opiniku yang bisa saja salah, tidak demikian. Setiap orang punya individualitas, khas, dan ritme masing-masing. Namun tidak semua orang siap menerima respon sesuai keunikannya tersebut. Maka lebih nyaman untuk kita menjadi terlihat sama, dilihat sebagai bagian dari satu kelompok agar tidak perlu menerima respon yang kurang menyenangkan -- sendirian. Seringnya, segala sesuatu yang berbeda itu menimbulkan ketidaknyamanan. Misalnya, kamu tau setiap siang hari itu panas terik sehingga kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk mengeringkan pakaian. Lalu pada suatu siang, langitnya mendung dan gelap. Kegiatanmu menjemur siang itu akan gagal. Bukan karena satu siang itu adalah siang yang gagal, ia hanya berbeda. Ketidaknyamanan dari...
live real. dream big.