Dear Blog,
Aku begadang sampai jam 3.30, mulai mengerjakan jam 23.00. Untungnya dari beberapa hari sebelumnya aku nontonin Youtube Then & Now tentang Introduction to Deleuze dan video itu membantuku untuk menjelaskan secara lisan konsep besar Deleuze yang kata pacarku kayak filsafat prasmanan, abis semuaaanya dibahas sama Deleuze, Politik, metafisika, epistemologi, sampai etika (secara Spinozist).
It's May 2020 by now. First of everything, I have to tell you that I finally submitted my thesis. Yes, I got it done and also had it defensed in front of Dr. Matius Ali, Prof. Dr. M. Sastrapratedja, and Prof. Dr. Justinus Sudarminta. It happened on 28 April in a virtual meeting. In 2018 I wouldn't believe that this day finally comes. It was Tuesday, 10 AM. I was fasting and I only slept 3 hours on the previous night because I was preparing for the powerpoint presentation. Yes, dammit! Just one night before. How well-prepared was that?
Ya abisnya aku ga tau kalo pas sidang tesis itu aku presentasi dulu 15 menit. Baru dikasih tau sehari sebelumnya, itu pun jam 8 malam abis ngajar nari online (yawloo semuanya online). Aku menerima pesan-pesan Whats App berisi encouragement untuk aku menghadapi esok hari, salah satunya adalah dari si Capricorn penyelamat: Tyas:
Ibu bayi bakul brambang kebangganku
semangat ya besok semoga lancar
Terus aku langsung emoji nangis nangis memberi tahu soal presentasi (yang sebenarnya boleh lisan aja, tanpa powerpoint). Menurut Tyas, bikin aja powerpoint nya, dengan alasan semakin panjang aku jelasin semakin mendistraksi mereka dari niatan bertanya yang susah-susah. LOL.
![]() |
Aku submit tesis itu tepat tanggal 31 Maret, dua hari sebelumnya pembimbingan terakhir. Itu pandemi covid-19 udah mulai santer, dan oleh karena itu aku sangat bersyukur Mas Ali mau diajak ketemu. Seperti biasa beliau ngajak ketemuan di Indomaret seberang RS Fatmawati. Serem juga ya tempat ketemuannya, rawan virus :D Janjian jam 10, bertemu jam berapa kita? Jam 1 :))) dan aku belum makan apapun dari pagi. Jadi sidoy kira gue lupa janjian...parah banget kan padahal aku udah duduk pucat di Indomaret. Ternyata beliau selama di kampus Mobile Data nya mati, wi fi juga mati jadi WA gue ga masuk-masuk :)) Nangis yalord.
Akhirnya ketemu lah jam 1. Doi baca tesisku. Katanya standpoint-standpoint udah bener, tinggal harus pede aja mempertahankan pernyataan kalau ditanya. Katanya itu bagian dari kreativitas. Ngeles, ngepot, tokyo drift.
O ya, soal sidang online awalnya STF minta lewat Google Meet, terus ganti lagi pakai Lark. Ujung-ujungnya Zoom wakakaka. Karena Zoom paling enak buat presentasi. Lagi baca Al-Fatihah belum selesai, disuruh ngomong "Tes satu dua tiga" sama Romo Herry.

Comments