Semua orang bisa jadi medioker karena itu mudah. Mengerjakan sesuatu dengan hasil akhir "sedapatnya", "seadanya", "yang penting selesai" adalah ciri mental medioker. Kerjakan dengan baik atau tidak sama sekali. Tanpa bermaksud ingin menyindir apalagi menyinggung perasaan orang, hal ini adalah hal utama yang ingin saya sampaikan pada kawan-kawan yang belajar pada saya di kelas kursus bahasa inggris, kelas tari, maupun mahasiswa di kampus. Saya suka mengajar. Mengajar adalah kegiatan menyampaikan sesuatu dengan contoh, dengan melakukan agar dicontoh. Lewat mengajar, saya ingin menyampaikan betapa pentingnya bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu. Dan dewasa ini, sikap itu sudah menjadi jarang. Harga fasilitas-fasilitas jasa meningkat, dengan pelayanan yang menurun. Ini karena sekarang medioker menjadi sifat yang wajar dan sebaliknya, sikap bersungguh-sungguh menjadi terlihat "lebay", "terlalu serius", "cari muka", dan seba...
live real. dream big.