Lima November kemarin bagiku menjadi hari bersejarah. Baru kali itu di hari keberangkatan tidak kutemukan Kartu Tanda Penduduk. Tiket sudah dibeli jauh-jauh hari, rapid test yang menyusahkan sudah dilakukan, dan koper sudah penuh seperti mau minggat; eh! KTP malah nggak ditemukan. Kusabetlah kartu mahasiswa yang berlaku hanya sampai 2016. Karena wajahku memang tidak berubah, plus abis potong rambut, jadi penampakanku sangat mirip dengan foto di kartu itu. Dengan bantuan alam semesta yang mendukung kepergianku ke Jogja, aku lolos pemeriksaan di pintu keberangkatan stasiun Gambir. Jujur aja aku selalu meromantisir bepergian jauh, naik kereta atau pesawat, karena aku sangat jarang melakukannya. Aku cupu soal travelling. Mungkin memalukan tapi tanpa rasa malu kuceritakan hal ini: aku home body, travelling ku hanya ke cafe sekitar rumah atau tempat kerja, untuk membaca buku atau blogging tanpa gangguan. Cewek-cewek seumuranku rata-rata sudah ke Jepang, sementara aku ke Jogja aja udah senang...
live real. dream big.