Skip to main content

H-2


 

Hai Blog,

Jam 1 pagi di sini dan kakiku pegal. (Nggak mau nulis "pegal sekali" karena nanti rhyming :D) Seharian ini aku sibuk, berusaha mengejar-ngejar dia. Matahari menyinari semua perasaan cinta. Tapi mengapaa hanya aku yang dimarahiii. Tebak itu lagu apa hayo?

Sepanjang pagi-siang aku jadi juru selamat, menyelamatkan buku-buku di gudang dari rusak percuma. Gudang itu kan lembab, nggak perlu waktu terlalu lama untuk membuat buku-buku itu berjamur, bahkan mungkin bisa saling nempel halaman-halamannya. Aku ini emang Gemini sejati. Niatku hari ini kan beresin kamar, eh aku malah beresin gudang. Tapi aku nggak nyesel karena jadi nemu buku-bukuku yang udah lama hilang, dan  sangat berharga karena kenangannya: "Isyarat", kumpulan Esai Sutardji Calzoum Bachri, dan "Doa Anak Saleh", kumpulan doa untuk anak-anak. Buku terakhir adalah kado dari almarhumah Mbak Luluk. Selalu muncul ombak emosi ketika melihat apapun yang berkaitan dengan alamrhumah.


Kalau nggak kuselamatkan, buku-buku di gudang ini udah on the way dikiloin sama Ayah. Buku filsafatku aja mau dikiloin, apalagi "sekedar" buku doa yang kita punya banyak banget (tiap ada saudara yng meninggal kita dapat Majmu Syarif bukan? Yang isinya doa-doa). Buku ini aku nggak pernah lupa bentuknya, warnanya. Sumpah kukira nggak akan kutemukan lagi. Bisa bayangin perasaanku waktu menemukannya?

Mbak Luluk memberi kado ini sebagai hadiah ulang tahun ketika aku kelas 2 atau kelas 3 SD. Sebagai anak yang ceplas ceplos suka kurang kontrol, biasanya aku akan mengungkapkan perasaanku, bahwa yang kuinginkan adalah mainan, misalnya. Tapi saat itu aku hanya berterima kasih, dan memang merasa aku akan perlu buku ini. Kubaca setiap selesai sholat, waktu itu. Aku selalu melewatkan doa-doa yang sudah kuhafal di luar kepala, karena di sekolah sudah dibaca berulang-ulang. Doa-doa normatif, juga kulewatkan. Jadi aku yang usia 8 atau 9 tahun itu baca doa di buku ini sebenarnya lebih seperti keinginan untuk membaca atau keingintahuan apa aja sih varian doa. (Asek..varian. Makanan keleus). Dan aku TIDAK KECEWA! Doa-doa yang menurutku menarik karena tidak diajarkan di sekolah adalah Doa Agar Terhindar dari Kebakaran, Doa Ketika Takut Jin, Doa Ketika Mendengar Petir, dan, yang ini nih...yang terakhir ini nih: DOA AGAR TERHINDAR DARI DEKADENSI MORAL. 

Aku sebagai anak umur 9 tahun gak ngerti dong artinya apa, tapi justru itu yang bikin seru. Aku bisa aja nanya ke orangtua ku "dekadensi moral" artinya apaan sih. But you know what? Aku sengaja gak tanya. Ketidaktahuan itu seru aja gitu. "Dekaden, dekadensi. Moral". Kata-kata itu terus kuulang di pikiranku dan terdengar seperti sesuatu yang enak, kayak kue: dekadensimoral. 

Absurd ya? hahah ya begitulah ceritanya.

Sampai dewasa aku hafal doa berlindung dari gangguan jin itu, walau buku tersebut udah hilang lama. Doanya pendek, dan waktu kecil memang aku niat ngafalin karena rumahku kan angker wkwkwkwkw.

Mengingat Mbak Luluk itu aku selalu nangis, selalu nggak bisa nahan air mata. Namanya Luluk binti Kadarisman. Kalau teman-teman baca post ini, boleh minta doakan ya? Kirim doa untuk beliau. 

Aku usia 3 th dengan Mbak Luluk


Aku ini diberi Tuhan lebih dari satu Ibu, beliau salah satunya. Aku ngetik ini sampe tenggorokanku rasanya kayak dicekik menahan sedih. Napa ya kalo sedih ya sedih aja gitu sejak kapan tubuhku ini responnya nahan di leher?

Kayaknya aku harus tidur sekarang. Teman-teman yang Ibunya sudah berpulang duluan, aku kirim peluk jauh ya. Semoga bisa menghangatkan punggung sedikit. Tembus ke hati. Semoga kita selalu baik dan bijak bertindak ke orang-orang yang kita sayang supaya kalau mereka pergi kita tidak menyesali apapun. 

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

sehat

Aku masih sakit, nih, blog.. padahal besok udah hari Kamis, harus bekerja di Pingu's. Semoga hari ini sembuh dong, yuk yaaaa...yuuk cepet sehat. Cepet mandi terus ke kampus. Lah kapan istirahatnya? Akakakaka... harus mengejar Armantono nih ik. Come on warrior!!!!!!! Ik merasa hampir gilaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaghhhhhhhhhhhhhhh lontooooooooooooong please, please, ik mau lulus semester ini. Please sehat wal afiat, dan sexy walafeksi... (gila)