Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2025

hidup terlalu seru

Hidup jadi seru lagi ketika tidak main instagram. hari-hari terasa lebih santai sejak tidak tau orang lagi sibuk apa. Emosi terasa lebih sehat karena tidak ada lagi gratifikasi instan. Sesekali masih update di x, Kadang ada rasa penyesalan setelah update kehidupan di sana walau hanya satu-dua baris. Makin ke sini makin nggak ingin hidup ditonton. Kopi ini enak sekali dan menikmatinya jam 00:43 enggak bijaksana. Memang siapa yang bilang kalau jadi sarjana filsafat pasti bijaksana? FIlsuf itu, kata Deleuze, teman kebijaksanaan. Dia bukan kebijaksanaan, cuma temannya. 😄 Walau paparan pada media sosial semakin berkurang, yang kubenci masih sama: aku benci gendut. Aku nggak biasa lihat diriku nggak enak dilihat. Dan yang kucintai masih sama. Bukan, bukan kecantikan, tapi berkarya, menciptakan sesuatu.  Salah satu perasaan paling romantis adalah jatuh cinta. Namun ketika kamu sudah berkeluarga, jatuh itu sudah tidak ada. Hanya cinta, yang tidak romantis. Cinta yang membuatku banyak bert...

Oh Gitu Ya Ternyata

Aku boleh bangga dengan diriku sendiri karena telah mengubah sesuatu, yaitu bagaimana otakku bekerja. Hanya dengan satu minggu tidak membuka Instagram/x/Facebook/Tiktok, aku merasakan perubahan yang signifikan. Sekarang aku masih menggunakan media sosial namun efek adiktif itu tidak terlalu mencengkeram. Aku tidak merasa perlu mengunggah sesuatu hanya untuk eksis. Aku tidak menonton story orang-orang dan distraksi berkurang jauh. Orang tidak perlu tahu perasaanku dan aku semakin sadar bahwa mereka hanya penonton, mereka bukan teman yang sebenarnya. Ini semua bisa kutulis setelah beberapa lama ya, bukan hanya seminggu puasa sosmed lalu menulis seperti ini. Dulu aku suka membagikan perasaan-perasaanku di Instagram. Namun karena followers Instagram adalah orang-orang yang juga berinteraksi di kehidupan nyata, lebih bagus kalau tidak ada yang tahu apa yang kurasakan. Karena sekali lagi, mereka semua tidak peduli. Percayalah, semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing. Akhirnya impul...