Aku tidak pernah begitu bersemangat menjalani hari-hari di sekolah seperti ketika permulaan SMA. Melanjutkan pendidikan ke sekolah itu kurencanakan dan kuperjuangkan. Aku datang sendiri untuk mengurus proses pendaftaran sebagai anak kelas 3 SMP. Aku memilih sekolah itu karena menginginkan suasana yang baru, lingkungan yang benar-benar di luar horizon pengalamanku. Dan tepat karena alasan yang sama, keluarga awalnya tidak mengizinkan. Singkat cerita, keberuntungan berpihak pada remaja bau matahari ini. Setiap hari begitu menyenangkan. Selalu ada hal baru yang bisa kuceritakan di rumah. Rasanya seperti adegan dalam film saja. Koridor yang lebar, bangunan tua yang kokoh, teropong bintang , dan nama-nama yang terdengar asing. Tidak seperti nama teman-temanku sebelumnya. Hingga suatu hari, persis seperti di film-film, kegembiraan itu berhenti. Siang itu aku diundang Pak Har untuk menemuinya pada jam istirahat. Beliau mengajar Fisika, pelajaran yang bukan keahl...
live real. dream big.