aku sudah merencanakan tulisan ini sejak lama, aku ingin menceritakan dari awal, dan segala tetek bengek tentang keisha dan menari. untuk lebih efektif, kita cerita keisha yang udah gede aja yah... (menyadari potensi mbeliut-liut dalam bercerita) jadi, basically, tahun 2010 adalah tahun yang hebat untukku, walaupun ada masa depresi, tapi kreativitasku memuncak tahun itu, dan aku bertemu orang-orang hebat, seperti Seno Gumira Ajidarma. Saat itu aku punya pekerjaan, guru bahasa inggris di COME, Bendungan Hilir. Haahahaha ajegilee gue cuma dibayar Rp25.000 per session. Itu aku sambil kuliah. Jadi lagi makan siang, nongkrong di warku, trus pamitan sama teman-teman, untuk rushing ke Bendungan Hilir. Pada tahun 2010 ini, aku sudah merasakan dorongan untuk menari. Untuk benar-benar mendapat bimbingan dalam menari. Sudah tidak terhitung berapa kali di tengah malam aku nari-nari sendiri di ruang TV di rumah yang sempit di Bintaro. Satu-satunya tempat nari yang aku tau, yang sering kulihat a...
live real. dream big.