Hai blog, Ada percakapan menarik dengan Herda, dua malam yang lalu. Aku langsung ingin menuliskannya di sini, tapi aku sangat sibuk dan kecapean (sok banget ya...hmm masa ngga ada waktu luang sama sekali?) Seperti yang kamu tau, aku orang yang nostalgis (kalau ada profesi di dunia mistis, aku di dunia nostalgis :D :D). Nah, tidak dipungkiri, di masa sulit ini, pikiranku masih sering mengunjungi 2019, yang kusebut sebagai tahun terbaik dalam hidupku. Padahal kenyataannya, di masa itu aku berjuang mati-matian, tidak ada bagus-bagusnya kelihatannya. Tidur sangat kurang, begadang ekstrim, dan sebagainya. Tapi pada tahun 2019 sampai 2020 awal sebelum pandemi masuk Indonesia, aku merasa sebagai versi terbaik. Perjuangan itu memang indah. Oh ya, bukan berjuangnya saja, tapi hal-hal kecil seperti kegiatan sehari-hariku saat itu. Bagaimana nggak indah, setiap hari aku bertemu murid-muridku. Mau berangkat Snowy itu emang malesnya naudzubillahiminzalik, tapi begitu nyampe sana, ketemu murid...
live real. dream big.