Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2013

Hadirlah

Malam ini, hari Minggu jam satu. Aku menyadari, bahwa aku berhasrat pada hidup ini! Aku begitu menikmati momen berdiam diri, kadang aku merasa terganggu dengan intensitasku bersentuhan dengan internet, karena aku tahu, seperti TV, ia hanya memborbardir otak kita dengan informasi yang kadang tak perlu, hanya untuk melarikan diri dari semesta kita sendiri. Aku berhasrat pada hidup ini! Aku begitu merayakan saat aku bersenda gurau dan tertawa lepas dengan teman-teman, saat tangan kami tidak memegang alat komunikasi apapun -- membuktikan bahwa tatapan mata lebih komunikatif daripada Path, Facebook, Twitter, Instagram, dan Line. Kadang momen yang benar-benar "hadir" seperti itu kudapatkan dengan mereka yang bukan siapa-siapaku, dengan orang-orang asing, maka aku kurang berbakat untuk menjadi skeptis terhadap yang asing. Aku menghargai mereka yang menghargai kehadiran. Ku utuhkan diriku pada mereka yang mau menjadi utuh untuk ku, untuk ruang, waktu, dan dirinya sendiri. Ki...

more pictures!

jalanan

ya tuhan capeknya jalan kaki dari rumah ke ujung jalan dengan jalan menanjak untuk naik angkot pertama, turun, ganti bus, kadang dapat tempat duduk kadang berdiri dari Pasar Jumat sampe Stasiun Gondangdia terus jalan kaki lagi, jauuuh.... kegiatan ini terus berulang dan kadang terasa ridiculous, kenapa nggak nge-kos aja deket Cikini? Karena belum ada duit, karena harus menabung, memanfaatkan situasi, tapi tetap berdiri di atas kaki sendiri, blah blah blah njrit banyak banget yang ada di otak ku. ke cikini untuk latihan nari untuk T.A dan itu impianku, dari dulu aku selalu membayangkan nari di ujiannya mahasiswa jurusan tari hahahaha!! so, this worths it. Aku emang butuh corat coret gini numpahin benang ruwet ke media entah kertas, blog, dsb, untuk mengingatkan diriku KENAPA AKU MELAKUKAN INI. When you meet your dream, it's never easy. Kegiatan latihan nari yang juga dibagi dengan menulis artikel untuk cari duit. Cari duit bukan untuk bermewah, tapi untuk membuktikan kedewasaan....

terus menggali

waktu terus berjalan, namun kita adalah satu-satunya makhluk yang dianugerahi kesadaran. masa lalu adalah ilusi dan masa depan hanyalah imajinasi. sekarang ini yang benar-benar nyata, dan aku telah mengalami kenyataan setiap detik dalam hidupku, karena aku menyadarinya.  detik demi detik: menyadari kekuatan Kenapa rasanya begitu menegangkan, hanya menunggu pengumuman penerimaan mahasiswa. Universitas mana yang akan menolak pemasukan dana? Apalagi hanya Institut Kesenian Jakarta. Tidak ada tes UMPTN, gedungnya pun tidak keren. Tapi ternyata memang tidak semua yang mendaftar diterima. Apa yang jadi penilaian, tetap teka-teki. Ibuku lebih bersemangat daripada aku. Beliau mengurus semua formulir dan aku hanya duduk memandang lapangan kecil dan bangunan-bangunan yang sepertinya dibangun tanpa konsep dan pemikiran panjang.Ini Jakarta, Ibukota Indonesia, kota megapolitan, pintu awal modernisasi sebelum sampai ke kota lainnya. Tapi ruang administrasi SMA ku di Malang jauh ...