Halo blog, So yeah I got married. Kalau kita baca-baca ini blog yang sangat sepi dari nama lelaki tentu mengejutkan ya akhirnya aku memutuskan untuk mengikat diriku dalam komitmen pernikahan. Aku jomblo berapa tahun, coba tebak? Ayo tebak dong 10 tahun. Aku sudah hampir mempercayai pembacaan garis tangan yang dilakukan oleh seorang oknum guru BK waktu SMA, bahwa jodohku masih jauh. Ya bener kali ya kalau dihitung dari umur 17 wkwkw. Bagian paling menegangkan dari serial pernikahan ini bukan pas ijab qobul, tapi pas membawa si gemoy ke hadapan, ke haribaan ibu dan bapaqqu. Bayangin, selama masa remaja sangat jarang terlihat dekat dengan lelaki terus tiba-tiba mau dilamar orang, coba bayangkan perasaanku dan perasaan bapaqqqu, terutama. Aku sudah bilang ke Herda untuk diet menjelang pertemuan itu, tapi sepertinya dia tidak diet, jadi dia datang dalam keadaan mlempung ginuk ginuk. Padahal dulu pas mau ketemu aku untuk kedua kalinya, dia diet ikutan aku gak makan nasi. Per...
live real. dream big.