Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2023

Lebaraan 1444 H

 Hello blog, Aku di Stuja Coffee Bintaro. Menyenangkan sekali di sini. Di WA Grup beredar peringatan dari BMKG yang mengatakan kalau hari ini tuh gelombang panas dimulai. Lah dari kemarin udah panas terik banget padahal. Tapi alhamdulillah malah hujan tipis-tipis, nggak panas sama sekali dan ini adalah jam-jam indahnya Bintaro, jam 16.00-17.00 Kemarin begitu lihat Tabbot udah buka aku ngomong ke suami, "Besok aku mau main ya, ngafe-ngafe". Terus rencananya ya berangkat abis dzuhur, jam 12an biar bisa lama mainnya. Eh malah ketiduran kami berdua, bangun-bangun udah jam 2 lebih 10 wkwkwk. Kamu tau kan aku itu anti siesta siesta club, tapi sejak tinggal dengan si plenuk memang mau nggak mau kami saling mempengaruhi. Misalnya ya aku jadi ketiduran-ketiduran gitu, sangat nggak aku banget. But it happens. Disyukuri aja jadi lebih banyak tidurnya. Oh yaa tadi pagi akhirnya ke pasar. Ke Pasar Modern. Tapi masih banyak yang tutup. Bakul jajan langgananku si Edi Snack itu juga tutup, j...

dapur, dan teman-teman

Writing here is therapeutic.  Nggak banyak sih yang mau diceritain (and then proceed to write on too many topics 😅). Ini adalah 3 hari sebelum lebaran, jadi cerita sebulan puasa ini aja kali ya. Ramadhan ini alhamdulillah jualan kue kering lebih rame dari tahun lalu. Sangat membantu perekonomian. Ngajar kpop dua kali aja selama puasa ini, Shooting Stars nya XG dan Rover nya Kai. Penting ya gue infoin lagunya?  Puasa tahun ini lebih santai dalam dunia perdapuran. Sahur seadanya, buka kebanyakan di rumah nyokap. Yang dimasak sendiri di sini sayur asem, sayur lodeh, tumis tahu cabe ijo, ayam goreng sambel korek, oohhh yang heboh dong, harus ditulis nih, penting: Ayam Woku !! Pake resepnya Chef Devina. Gila gila bangga banget gue. Aliran darah Gorontalo gue difungsikan juga akhirnya setelah terJawakan dengan sistematis dan struktural 😝 Sering ke rumah nyokap itu selain numpang make mesin cuci, dari ngambil kue, ya ingin nemenin beliau. Mama tuh 2 hari aja aku nggak ke rumah, WA ...

cerita restoran kesekian

 Sekitar awal 2019, aku mewawancarai beberapa orang tanpa bertemu langsung. Ada yang melalui video call dan chat WhatsApp. Wawancara itu dimaksudkan untuk mendapatkan data untuk kemudian menjadi bahan untuk menulis artikel. Orang-orang dan lembaga yang harus kujadikan topik artikel ini sebenarnya bisa di-google dan akan muncul tulisan-tulisan tentang mereka. Namun supervisor ku saat itu ingin artikel yang berbeda dari yang seliweran di jagad internet, sesuatu yang organik. Aku suka ide itu. Dengan kemajuan teknologi, aku tidak perlu bertemu langsung dengan para narasumber. Hal ini tentu membawa keuntungan dan kerugian. Aku merasa wawancara bisa lebih intim jika bertemu langsung, tetapi saat itu aku juga sibuk sekali. Selain pekerjaan ini, ada beberapa project lain yang kukerjakan. Untuk bayar kuliah ya begitulah aku dulu :)  Maap ni foto ga ada hubungannya sama cerita cuma ini penampakanku pada era peristiwa ini. Photo by Nique Saat itu aku sudah mulai menyusun tesis untuk kel...