Skip to main content

Lebaraan 1444 H

 Hello blog,

Aku di Stuja Coffee Bintaro. Menyenangkan sekali di sini. Di WA Grup beredar peringatan dari BMKG yang mengatakan kalau hari ini tuh gelombang panas dimulai. Lah dari kemarin udah panas terik banget padahal. Tapi alhamdulillah malah hujan tipis-tipis, nggak panas sama sekali dan ini adalah jam-jam indahnya Bintaro, jam 16.00-17.00

Kemarin begitu lihat Tabbot udah buka aku ngomong ke suami, "Besok aku mau main ya, ngafe-ngafe". Terus rencananya ya berangkat abis dzuhur, jam 12an biar bisa lama mainnya. Eh malah ketiduran kami berdua, bangun-bangun udah jam 2 lebih 10 wkwkwk. Kamu tau kan aku itu anti siesta siesta club, tapi sejak tinggal dengan si plenuk memang mau nggak mau kami saling mempengaruhi. Misalnya ya aku jadi ketiduran-ketiduran gitu, sangat nggak aku banget. But it happens. Disyukuri aja jadi lebih banyak tidurnya.

Oh yaa tadi pagi akhirnya ke pasar. Ke Pasar Modern. Tapi masih banyak yang tutup. Bakul jajan langgananku si Edi Snack itu juga tutup, jadi jajan di Bang Jo, iya itu nama lapaknya. Lumayan mahal per item 6000. Semua harganya sama: martabak tahu, risol, sosis solo, bakpao.  Seperti biasa suamiku itu malas masuk pasar jadi dia nunggu di luar, padahal kalau aja dia tau PasMod itu kayak culture market gitu, ada lapak barang2 antik dan buku2 juga, pasti dia suka.

Singkat cerita, aku beli bakpao 2sama sosis solo 2. Enak semuanya! Terus sampe rumah bikin sup sayur, tanpa ayam. Sayur aja gitu, tapi teknik perkuahannya pake teknik kuah bakso. Bawang putih di-slice, goreng, terus diulek. Tetep pake bawang merah tapi nggak usah digoreng. Rasanya wow another discovery! Ueenak guriih. Lauknya telur dadar aja. Sampe nambah-nambah kami berdua. 

Lebaran tahun ini sama seperti kemarin2, ku tidak beli baju baruu hahaha. Tidak beli kaftan-kaftan an, pake aja yang kubeli tahun 2012. Suami yang kubelikan baju koko, takut dia pake kaos shaggy dog ya kan. Untuk Lebaran kali ini, my mama menyerahkan tugas memesan makanan padaku. Beliau surprisingly tahun ini pingin nasi liwet, tidak opor-oporan. Tapi pas malam takbir tetep tersedia sih opor, sambel goreng ati, dan lebaran staple foods lainnya.

Waduh mamii udah H-2 mana ada bakul nasi liwet yang mau. Untungnya nemu dong, yaitu Nasi Liwet Keprabon Mbok Darmi yang letaknya itu persis di belakang rumah, satu komplek lah. Harganya lagi spesial harga lebaran alias lebih mahal wakakakak. Tapi tidak mengecewakan lah, memang jagoan itu lapak. Dia jualan di Darmawangsa Hotel loh dengan harga hotel pastinya. Kalau pesan di komplek ku harganya ya lebih masuk akal. 

Mengeluh kontak WA ku error, aku meminta Herda yang menghubungi dan memesan si Nasi Liwet. Suamiku itu benar-benar kayak emak2 yang gercep cek n ricek soal memesan 👍. Bisa dibilang lebih proaktif dari aku. Bangga! Memang cocok dia jadi Event Organizer wakakakak.


makanan malam takbir. ini semua tidak beli tapi
isi hampers dari tante meqo.
barakallah tante meqo



ini hari H lebaran. Nasi Liwet makannya pake pincuk.
Hmm nikmat banget




Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

sehat

Aku masih sakit, nih, blog.. padahal besok udah hari Kamis, harus bekerja di Pingu's. Semoga hari ini sembuh dong, yuk yaaaa...yuuk cepet sehat. Cepet mandi terus ke kampus. Lah kapan istirahatnya? Akakakaka... harus mengejar Armantono nih ik. Come on warrior!!!!!!! Ik merasa hampir gilaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaghhhhhhhhhhhhhhh lontooooooooooooong please, please, ik mau lulus semester ini. Please sehat wal afiat, dan sexy walafeksi... (gila)