Tanggal 8 Mei malamnya aku mimpi dapat murid dance, dan aku sudah bikin dua koreografi, kontemporer dan girls hiphop. Yang kontemp lagu "Burning Room" nya John Mayer, yang girls hiphop lagunya Ciara, entah yang mana. Muridku adalah dua cewek SMA dan kami akan latihan di tanah lapang di lantai 3 melewati ruangan sempit dan dua tangga yang tinggi-tinggi. Aku excited dan bingung duh yang mana ya yang kuajarin tapi tu anak 2 malah pingsan padahal baru naik tangga pertama. Aku yang sudah menunggu di lantai 3, melihat hal itu aku pun berteriak "Heh bangun! Baru segitu aja pingsan! Ni temenku yang lebih gendut bisa naik sampai lantai tiga!"Aku merangkul Nique yang tiba-tiba ada di sebelahku. Terus itu anak nyahut "Tapi kan dia penari!" "Ya kan kalian mau belajar jadi penari!" balasku. Ah dasar absurd banget mimpi... udah seneng punya murid, eh muridnya pura-pura pingsan lagi!
Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...
Comments