Hidup haruslah gembira.
Naik angkot bau keringat, terpanggang terik matahari Bekasi, harus gembira.
Menunggu bus yang tepat tanpa tahu pasti berapa nomernya, harus gembira.
Bergembiralah, walau gembira bukan sebuah keharusan.
Momen-momen seperti itu jangan dirasakan sebagai neraka, walau panas membara.
Tidak semua orang punya kesempatan merasakan yang demikian. Nikmatilah realita dan kekinian dengan semaksimal mungkin. Memang realita nya kamu tidak punya uang untuk naik taksi saat ini. Ya sudah nikmatilah, gembiralah.
Naik angkot bau keringat, terpanggang terik matahari Bekasi, harus gembira.
Menunggu bus yang tepat tanpa tahu pasti berapa nomernya, harus gembira.
Bergembiralah, walau gembira bukan sebuah keharusan.
Momen-momen seperti itu jangan dirasakan sebagai neraka, walau panas membara.
Tidak semua orang punya kesempatan merasakan yang demikian. Nikmatilah realita dan kekinian dengan semaksimal mungkin. Memang realita nya kamu tidak punya uang untuk naik taksi saat ini. Ya sudah nikmatilah, gembiralah.
Comments