Skip to main content

I am Hasta the hater.

aku benci mendengar keluhan teman setiap pagi "gue kalo telat makan, jadi mual"
I hear that every day!

aku benci mengorbankan pulsaku banyak sekali hari ini untuk urusan teman.
gue juga pernah jadi leader dalam sebuah produksi, dan untuk orang-orang diluar kelompok, gue ga akan membiarkan mereka keluar duit sepeser pun saat sedang membantu produksi gue.

aku baru ngobrol sama kakak dan kita membicarakan teman-teman yang suka pamer sesuatu yang kita sedang nggak punya dan kita butuhkan. kita tau mereka ngga sadar melakukannya...mereka tidak bermaksud untuk pamer. tapi untungnya aku dan kakak bukan tipe teman yang seperti itu. dan aku juga untungnya punya temen (walau sedikit namun berharga) yang tidak seperti itu. Aku jadi mengingat teman-temanku disini yang melakukan hal itu... dan aku jadi merasa benci.

harusnya selama beberapa hari aku nggak harus keluar uang makan di kampus karena menurutku harusnya aku dibayarin. bukankah aku datang ke kampus hanya untuk ngurusin urusan ornag yang harusnya membayar konsumsiku itu?

aku benci seorang teman baik karena cemberut dan BT padaku siang ini. Aku tau kamu nggak mau menemani orang yang nggak kamu kenal,,but please, yang minta tolong sama kamu itu bukan aku tapi teman kita yang lain. yang sangat kau sayang sampai kau tersenyum tulus saat untuk kedua kalinya ku ulangi nama si peminta tolong. aku hanya perantara yang terhimpit.

aku benci temanku saat ia ngobrol panjang lebar sementara aku sedang sangat depresi. dadaku sesak dan aku tidak bisa menangis. aku jadi mengumpat pada diri sendiri karena setiap teman-temanku lagi stress aku akan sangat simpati, empati, mendengarkan, memberi kekuatan,,,, kau boleh bilang aku orang yang berlebihan.

aku benci temanku yang selalu mengeluh tentang pacarnya. kenapa ga langsung putusin aja? I think that would be (even, maybe) also a relieeeefffff for me cause I won't hear u talkin about him again, loser.

Maybe I am the best friend u have ever had. I hear all your shits, keep all your secrets, I still admit and love your quality even though among all of your good fellas, I know the most, that you're a BITCH.

Comments

"
aku benci mengorbankan pulsaku banyak sekali hari ini untuk urusan teman."

Maka jangan pernah anda lakukan lagi ya :)

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

yang hilang dan jadi debu

ada sesuatu yang diam-diam kupercaya walau ia hilang ditelan bisingnya Jakarta: Islam ada cara hidup yang sederhana, menawarkan kesadaran untuk mampu mengendalikan kecepatan, dengan disiplin lima kali dalam sehari, dan tidak lebih lama dari basa-basi ada cara bertutur yang tegas dan disetujui tubuh, istighfar membuatku sadar, bahwa yang sakit bisa pulih tasbih menunduk-daguku, bahwa seniman itu sebuah entitas hamdalah hangatkan bahuku, ada yang Maha kendali di atas kendaliku