Dear Blog,
This must be a quick recap. But I wanna listen to music first. It's 6:29 in the morning, September 7th, 2025. This is the first laptop I bought fully with my own money. Ingat, dalam hartamu ada harta orang lain. Zakat, kata agama. Pajak, kata Sri Mulyani.
Thirty seven is fuckin young, I shouldn't feel weird or guilty for still feeling young. It's foolish to be willingly get entrapped in society's narration.
So yesterdayyy was Saturday and I worked. Jam 9-10 aku PTC. Yang datang mamanya Meru, lalu papanya Kiano dan terakhir mamanya Rafka. Sisanya 3 parent tidak datang. Itu report2 baru kukerjakan malamnya, dengan bolpen. Mama Meru terlihat bahagia sekali dengan hasilnya.
By now it's 3:01 PM I'm somewhere nice but dark. Akhirnya lampunya dinyalain. Today was quite an adventure. Aku kebangun jam 4:23 karena suara ngorok yang bagaikan alarm kebakaran. Sekuat tenaga kuangkat badan dia kusuruh pindah keluar karena sudah mengganggu stabilitas keamanan nasional. Aku pun ngecek jadwal sholat di Google dan masih ada 10 menit sebelum adzan subuh berkumandang. Langsung buru2 Isya, lalu bikin kopi, subuhan dan nge-blog. Keluar rumah ke balkon menikmati indahnya jam 5 pagi. Rencanaku setelah blogging adalah lanjut menghafalkan koreo K-pop yang nggak ada tutotianya itu, jadi susah, niru dari shorts YouTube. Ketika matahari sudah agak terang aku jalan beli donat. Baru nyoba dan enaaakk.... nyesel cuma beli 2 hahaha.
Abis makan donat aku tidur karena ngantuk banget. Bangun2 merengek agar suami masakin nasi goreng. Makan nasi goreng, enaaak...
Kembali mempelajari koreo k-pop dengan susah payah walau sudah kucicil dari malamnya. Berangkat ngajar, murid k-pop tidak datang. Sangat merugikan ya, rugi waktu dan energi. Tau gitu semalam aku istirahat aja atau malah nyiapin koreo buat kelas kontem. Tapi dia sudah minta maaf dan sejam kemudian kan aku ngajar kontem di studio yang sama.
Balik ke kemarin. Kemarin aku nongkrong~ sama manusia lain ~ wkwk. With the Uniss.
Kita ke Fat Bubble andalan. Percakapan hari itu menarik. Rata-rata kalau sama mereka emang seru sih ngobrolnya. Savi cerita soal jebakan jurusan psikologi. Jadi camaba itu diwawancara kenapa ingin masuk jurusan tersebut. Jawaban "Karena aku sering dicurhatin temanku kak" itu yang kasihan hahaha karena perkuliahan tidak atau sangat sedikit sekali menyentuh persoalan itu. Ketika kusinggung soal psikoanalisa pun kata Savi itu dipelajari tapi briefly aja. S-1 itu isinya metode penelitian dan porsi besarnya ada di Statistik. Mateengg...itung-itungan coy. Katanya sampe banyak yang mengundurkan diri dari perkuliahan karena tidak sanggup dengan statistik ini. Terus Savi nanya ke Heidy gimana cara ngitung pecahan hahaha kayak 1/3 + 1/5. Heidy bisa menjelaskan, tapi aku cuma paham sampai step pertama wkwkwk nangeees.
O ya, hang out hari itu ditraktir Heidy. Uwaaa... terima kasih Heidy, semoga berkah. Kami makan mix sausage pizza dan fries platter yang dori karage.

Comments