Skip to main content

Days I Don't Want to Remember

 Hello, kembali dengan judul yang lebay. Akhirnya kita tiba di penghujung 2024. Entry ini sulit ditulis karena sambil menahan gatal. Gatal dalam artian denotatif karena ik terserang penyakit. Ayah, mama, terakhir kakak kena eksim. Masa aku kena juga? Kan nggak tinggal serumah. 

Bisa-bisanya gue sakit di waktu libur gini. Berawal dari Jumat minggu lalu, tenggorokan udah terasa kering dan nyangkut, malamnya mulai meriang, Sabtu tetap nongkrong dengan 3 perempuan yang mengisi hari-hariku di IKJ dulu, Minggu nya suaraku ilang. Wkwkwkw iya beneran ga keluar suara.Tapi aku tetap ngajar kontem. Sebelum ngajar aku sudah kirim pesan di WA grup: "Suaraku ilang guys, nanti kita berkomunikasi pakai bahasa tubuh ya."

Kelas berjalan dengan silent, wiih asli keren coy kayak ngajar dancer2 profesional wkwkwk. Untungnya, koreo itu sudah tiga kali diulang dan dilanjutkan, jadi kebanyakan dari mereka memang nggak perlu dijelaskan yang sampe gimana gitu. Kecuali 2 murid yang emang baru datang di pertemuan terakhir. Yang 1 cepet nangkep karena bukan penari baru, yang satu lagi..hmm PR.

Aku senangnya di kelas kontem itu adalah aku belajar manage waktu dan memasukkan semua elemen yang menurutku penting: warm up, koreo, improv session. Warm up penting untuk mengkondisikan tubuh agar siap dengan koreo, koreo untuk mendisiplinkan tubuh dan menambah vocabulary, improv untuk release kreativitas dan emosi mereka. Mantap jiwaa. I would enjoy my own class if I was a student!

Jadi hari itu udah suara gue ilang, dan gue udah tau ini ending2nya radang tenggorokan. Ga enak badan tapi dari minggu lalu udah janjian mau nongkrong sama Savi dan Heidy, Heidy mau ngasih oleh2 dari Bangkok. Dan kita mau nyoba Kedai Kita, restoran di Jl.Maleo. 

Kelar ngajar, nongkronglah kami di Kedai Kita. Savi tiba-tiba bilang "Aku traktir ya, lulus kuliah." Aww thank you Uni Savi, semoga ilmunya berguna. Pasti sih wkwkw secara Manajemen Bisnis bukan Filsafat atau Seni Budaya Adi Luhung :)). Aku yang biasa meramaikan suasana dengan topik absurd kali itu sangat tersiksa karena harus diam secara nggak ada suara.

Pulangnya sakit sampai seminggu. Untungnya, syukur alhamdulillah itu kantor Kula Saget Maos maupun Inggris Bersalju sudah libur. Jujur BT banget sih liburan malah sakit. Dan habis uang lumayan banyak untuk beli obat macem-macem karena sinusku parah sakitnya. Yang menambah berat situasi itu adalah badai kutu!!! Anjiiirr baru kali ini seumur hidup, kutu kasur nggak bisa diatasi. Rumah sudah dipel, keranjang baju kotor di luar rumah, 3 selimut dilaundry, GAK NGARUH!! ANJEEENGG!!!

Aku sakit ya karena badai kutu itu, jadi seminggu lebih nggak bisa tidur nyenyak. Tiap tidur kebangun karena ngerasa ada yang merayap di kulit, akhirnya sakit radang + sinus. Herda ngurusin aku, kasihan akhirnya dia sakit flu, untungnya nggak berat, nggak sampai demam tinggi. Pas aku mulai enakan dan dia baru awal meler, for the first time in my lyf manggil jasa hydrovacuum kasur. Malemnya sumpah gw tidur nyenyak banget.

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

sehat

Aku masih sakit, nih, blog.. padahal besok udah hari Kamis, harus bekerja di Pingu's. Semoga hari ini sembuh dong, yuk yaaaa...yuuk cepet sehat. Cepet mandi terus ke kampus. Lah kapan istirahatnya? Akakakaka... harus mengejar Armantono nih ik. Come on warrior!!!!!!! Ik merasa hampir gilaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaghhhhhhhhhhhhhhh lontooooooooooooong please, please, ik mau lulus semester ini. Please sehat wal afiat, dan sexy walafeksi... (gila)