Hai hai hai~
Lama nggak cerita-cerita. Aku mulai menikmati kehidupan di rumah baru ku, terutama sejak naskah tesis ku disetujui untuk diterbitkan. Loh? Nggak nyambung ya? Hahaha maksudnya aku jadi harus fokus mengerjakan sesuatu gitu. Tapi tetep ya, otak ku baru bagus tingkat keaktifannya ketika matahari sudah tenggelam. Jam 23.00 gitu mulai mood untuk read between the lines, ngedit, riset, dsb. Akhirnya begadang beberapa hari berturut-turut, nggak sehat banget. Selain emang begadang itu nggak sehat, untuk menahan kantuk aku masak mie, atau cemilan apapun yang ada di kulkas. Alhasil tambah lemuu hehehe. Kelemuan yang tak terhindarkan :)) . Kok beda ya dengan jaman begadang ngerjain tesis, jadi langsing indah karena tidak ngemil, makan sehari-harinya pun sehat pecel sayur, kwetiaw siram dengan sayur berlimpah ruah, aww aww ternyata ku pernah memegang kendali terhadap mulutku ini :))
Bener-bener aku ini harus bersyukur, sebenarnya kehidupanku yang sekarang mendukung kegiatan-kegiatan kreatif. Suamiku kan selalu sibuk mendesain, terus kami punya ruangan masing-masing. Aku di kamar dengan AC dan dia di ruangan depan dengan sinar matahari dan angin segar. Dia bisa asik dengan pekerjaannya selama berjam-jam, dan aku bebas ngapain aja. Nari, nulis, masak, suka-suka aku lah. Sungguh kemewahan yang hilang dariku selama bertahun-tahun. Terakhir kali bisa seperti itu tahun 2012, setelah itu rumah sangat sumpek.
Nah ngomong-ngomong soal naskah tesis, beberapa waktu terakhir dia terbengkalai nih, karena aku ada job nari. Iya! Iya astaga...dengan segala kelemuanku ini masih dapat job perform LOL LOL . Yang ngasih job lemu juga sih XD. Jadi baru dua hari lalu aku perform di sebuah resto mewah, The Forest di dalam apartment Veranda, Lebak Bulus. Acara birthday surprise gitu untuk ibuk-ibuk usia 51.
(Tulisan ini dilanjutkan setelah satu tahun berlalu dari peristiwa. Penulis merasa postingan ini harus tuntas wkwk)
Yang diajak aku, savi, dan koreografer butuh 1 penari lagi maunya cowok. Aku menyarankan seseorang dan approve. Kesempatan latihan nggak banyak, cuma 3 kali. Ada dua lagu: Sempurna nya Andra and The Backbone sama Cantik nya Kahitna. Fee kecil, kalau kita hitung ongkos PP latihan makin kecil itu duit 😝. Tapi seneng...perform lagi yeey. Baru latihan sekali, Savi sakit demam. Waktu itu covid masih post-traumatic event jadi nggak mau ambil resiko langsung cari pengganti. Digantikan oleh Dije. Bayangin, Dije dan Dillon (yg cowo) kurus tinggi -- setipe badannya dan gue besar sendirian wakakaka. Itulah pentingnya selalu langsing ya, keisha, kamu tidak tahu kapan job nari itu datang.
Ada satu session aku latihan berdua doang sama koreografernya (Icha) sekalian coba kostum. Dia ketawa renyah banget ngetawain kegendutanku.
Long story short, datanglah hari H itu.
Gue datang dalam keadaan cedera pinggul. Gila kan. Udah minum painkiller itu. Cedera karena K-pop haaahahaha nggak tau harus ngetawain diri sendiri atau gimana. Nggak mutu anjing cedera karena kpop.
Comments