Haaaiii kawan-kawan atau orang-orang yang tidak kukenal tapi kebetulan membaca ini, yeah, like I care, mari menyimak bacotan pokipoki kinci tatang!
Malam ini pokinci ingin membahas buku Deepak Chopra yang berjudul Self Power, siapa tau kawan-kawan ada yang mau membeli, atau meminjam pada poki. (nyewa, maksud saya.) Waktu itu pokipoki abis meeting anibee TV di KFC Plaza Pondok Indah 1 (info-info nggak penting dulu..), terus di-drop di PIM sama supervisor ku (dan ditraktir Quickly).Aku kemudian ke Periplus, karena Mama minta dicariin buku Dalai Lama tapi ternyata sudah sold out. Akhirnya aku beli Self Power nya Deepak Chopra. Menikmati terjebak hujan, aku pun nongkrong di Killiney demi view nya yang pas untuk menemaniku membaca buku ini.
By the way, hot lemon tea mereka nggak recommended. Baiklah, berikut adalah pendapatku tentang buku Self Power karya Deepak Chopra... Bahasanya berat, maksudku, pemilihan katanya gak umum. Aku bisa mencerna, tapi cara komunikasi seperti ini kurang efektif, kecuali buku ini hanya ditargetkan untuk kelompok dengan tingkat pendidikan tertentu. Kalau buku-buku Carlos Castaneda, diksi nya jadul, bukan "tinggi". Dan ceritanya kan itu jurnal untuk T.A nya si Castaneda, jadi wajar kalau kata-katanya seperti itu. Pemilihan kata dalam buku Self Power seperti berikut:
"unseen forces come to your aid"
"a state of unity with everything in existence"
dsb
Cara bertuturnya pun kurang mengalir, bahkan Mein Kampf nya Hitler lebih lancar alurnya hahahaha! Tapi tentu saja buku ini menyampaikan poin-poin yang sangat dibutuhkan dalam hidup manusia. Ia bicara tentang awareness, kesadaran. Sebelum lanjut tentang isi buku ini, aku ingin bacot tentang kata ini: awareness. Awareness beda dengan consciousness. Walau keduanya dapat diartikan "kesadaran", tapi consciousness sifatnya patologis dan awareness adalah kesadaran secara psikologis.
Nah, Deepak Chopra dalam buku ini,sebagai seorang dokter yang membuat aku mentoleransi diksinya, ingin menyampaikan bahwa keruh-jernihnya masalah yang kita hadapi itu tergantung dari tingkat kesadaran kita. Deepak menyebutkan tiga tingkat kesadaran: contracted, expanded, dan pure awareness.
Tingkat kesadaran yang paling umum adalah yang terendah, contracted awareness, dimana orang merasa jadi korban atas peristiwa-peristiwa menyakitkan yang menimpa dirinya. Karena terikat perasaan marah dan mengasihani diri sendiri, ia tak kunjung menemukan solusi.
Kebanyakan orang menghadapi hidup ini sebagai medan perang. Pokoknya berjuang setiap hari, mengatasi rintangan yang berbeda-beda, dan tidak ada tujuan hidup. Bisa berjuang sebaik mungkin, sudah cukup bagi mereka. Ini juga ciri masyarakat dengan kesadaran yang sempit (contracted awareness). Sementara bagi orang dengan kesadaran yang berkembang (expanded awareness), hidup tidak terlihat seperti serial kejadian-kejadian random yang menghampiri dirinya. Sedikit banyak, ia melihat blueprint hidupnya. Lebih tepatnya, ia melihat pola, ia bisa membaca pola.
Tambahan dari aku, si pembaca, membaca buku The Power karya Rhonda Bryne, sangat direkomendasikan sebelum membaca Self Power nya Deepak Chopra ini. Pasti sangat membantu kamu memahami pesan-pesan Deepak.
Malam ini pokinci ingin membahas buku Deepak Chopra yang berjudul Self Power, siapa tau kawan-kawan ada yang mau membeli, atau meminjam pada poki. (nyewa, maksud saya.) Waktu itu pokipoki abis meeting anibee TV di KFC Plaza Pondok Indah 1 (info-info nggak penting dulu..), terus di-drop di PIM sama supervisor ku (dan ditraktir Quickly).Aku kemudian ke Periplus, karena Mama minta dicariin buku Dalai Lama tapi ternyata sudah sold out. Akhirnya aku beli Self Power nya Deepak Chopra. Menikmati terjebak hujan, aku pun nongkrong di Killiney demi view nya yang pas untuk menemaniku membaca buku ini.
By the way, hot lemon tea mereka nggak recommended. Baiklah, berikut adalah pendapatku tentang buku Self Power karya Deepak Chopra... Bahasanya berat, maksudku, pemilihan katanya gak umum. Aku bisa mencerna, tapi cara komunikasi seperti ini kurang efektif, kecuali buku ini hanya ditargetkan untuk kelompok dengan tingkat pendidikan tertentu. Kalau buku-buku Carlos Castaneda, diksi nya jadul, bukan "tinggi". Dan ceritanya kan itu jurnal untuk T.A nya si Castaneda, jadi wajar kalau kata-katanya seperti itu. Pemilihan kata dalam buku Self Power seperti berikut:
"unseen forces come to your aid"
"a state of unity with everything in existence"
dsb
Cara bertuturnya pun kurang mengalir, bahkan Mein Kampf nya Hitler lebih lancar alurnya hahahaha! Tapi tentu saja buku ini menyampaikan poin-poin yang sangat dibutuhkan dalam hidup manusia. Ia bicara tentang awareness, kesadaran. Sebelum lanjut tentang isi buku ini, aku ingin bacot tentang kata ini: awareness. Awareness beda dengan consciousness. Walau keduanya dapat diartikan "kesadaran", tapi consciousness sifatnya patologis dan awareness adalah kesadaran secara psikologis.
Nah, Deepak Chopra dalam buku ini,sebagai seorang dokter yang membuat aku mentoleransi diksinya, ingin menyampaikan bahwa keruh-jernihnya masalah yang kita hadapi itu tergantung dari tingkat kesadaran kita. Deepak menyebutkan tiga tingkat kesadaran: contracted, expanded, dan pure awareness.
Tingkat kesadaran yang paling umum adalah yang terendah, contracted awareness, dimana orang merasa jadi korban atas peristiwa-peristiwa menyakitkan yang menimpa dirinya. Karena terikat perasaan marah dan mengasihani diri sendiri, ia tak kunjung menemukan solusi.
Kebanyakan orang menghadapi hidup ini sebagai medan perang. Pokoknya berjuang setiap hari, mengatasi rintangan yang berbeda-beda, dan tidak ada tujuan hidup. Bisa berjuang sebaik mungkin, sudah cukup bagi mereka. Ini juga ciri masyarakat dengan kesadaran yang sempit (contracted awareness). Sementara bagi orang dengan kesadaran yang berkembang (expanded awareness), hidup tidak terlihat seperti serial kejadian-kejadian random yang menghampiri dirinya. Sedikit banyak, ia melihat blueprint hidupnya. Lebih tepatnya, ia melihat pola, ia bisa membaca pola.
Tambahan dari aku, si pembaca, membaca buku The Power karya Rhonda Bryne, sangat direkomendasikan sebelum membaca Self Power nya Deepak Chopra ini. Pasti sangat membantu kamu memahami pesan-pesan Deepak.
Comments