Skip to main content

LATIHAN NARI DI TAN EK TJOAN

dear blog,
akhirnya, setelah tertunda sekian lama (ah alasan lau!), aku akan menceritakan hal yang menakjubkan ini padamu. pada hari yang digosipkan terjadi demo besar-besaran untuk meruntuhkan rezim SBY (emang SBY punya rezim ya? gue aja kadang lupa kalo punya presiden doi), aku janjian dengan Yandy Laurens, dia kangen sepertinya. Sekalian aku mau mengembalikan buku Carlos Castaneda pada Matius Ali, di IKJ.

saat mau nongkrong dengan Yandy dan Fazrie di Bakoel Koffie, aku bertemu dengan Arlin Putri di portal pintu masuk IKJ. aww tidak...no, jangan membicarakan tentang T.A nya dia yang dulu aku bilang mau bantuin, begitu yang ada dalam pikiranku, sambil menyapa.

dan benarlah, pertanyaan dia "kamu nggak nari-nari lagi?" "nari-nariii", jawabku (nari di kamar, dapur, dan ruang tamu maksudnya. LOL). "Latihan T.A ku udah mau mulai nih. Paling lama dua minggu lagi. Di Tan Ek Tjoan lantai 2-nya. Dateng lho!"

Tan Ek Tjoan.. toko roti? Toko roti favoritku, tepatnya. Aku suka sekali Tan Ek Tjoan karena rotinya jadul abis. Ga ada rasa pengawet ataupun bahan-bahan kimia untuk mengembangkan adonan. Makan satu aja kenyang banget (otak anak kos banget hahaha!), dan murah (saat itu Rp3.500 per roti)

PICTURE FROM : http://bit.ly/17N7Bpn

"Oke..." jawabku, lalu jalan linglung bersama Yandy dan Fazrie ke Bakoel Koffie.Yandy saat itu baru saja memenangkan tiga penghargaan dari Short Film Festival (Baca: Wan An Meraih Tiga Penghargaan )

Seharian aku pun berpikir atau tepatnya gundah gulana. Aku pernah tanya ada nggak kesempatan untuk aku nari bersama mahasiswa-mahasiswi Tari IKJ, salah satu dari mereka (eciye...dot red nih ceritanya) bilang "ya bantuin aja tugas-tugas koreografi kami, tapi jangan langsung T.A, komposisi 1 misalnya" Nah aku kan jadi makin kepikiran, lha ini aku langsung bantuin T.A nya orang, Tugas Akhir coy, dimana-mana di fakultas manapun, T.A itu dirasa seperti calon masterpiece oleh si calon sarjana. "Gimana dong nih Yan?" tanyaku. "Aku pernah ada di posisimu, Kei, dan itu posisi paling enak. Waktu itu senior kelas 3 SMA butuh cadangan player, aku diajak. Aku masih kelas 1, jelas skill kita beda. Aku berusaha yang terbaik agar bisa mengimbangi mereka, tapi mereka pun maklum kalau aku baru segitu bisanya, karena aku kelas 1 SMA." Wah cerita Yandy di dunia perbasketan SMA cukup menginspirasi. "Aku takut mengecewakan Yan, tapi aku mau ikut. Mau banget."

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

yang hilang dan jadi debu

ada sesuatu yang diam-diam kupercaya walau ia hilang ditelan bisingnya Jakarta: Islam ada cara hidup yang sederhana, menawarkan kesadaran untuk mampu mengendalikan kecepatan, dengan disiplin lima kali dalam sehari, dan tidak lebih lama dari basa-basi ada cara bertutur yang tegas dan disetujui tubuh, istighfar membuatku sadar, bahwa yang sakit bisa pulih tasbih menunduk-daguku, bahwa seniman itu sebuah entitas hamdalah hangatkan bahuku, ada yang Maha kendali di atas kendaliku