Skip to main content

Changes.

Hai blog, hai...
Parah banget deh gua, masa nulis satu postingan aja satu minggu hahaha. Iya, yang judulnya sun-mon-tue itu belum selesai-selesai dan belum sampai inti ceritanya gitu. Diriku bukannya mau bertele-tele, tapi kan blog ini dimaksudkan sebagai catatan pribadi yang kalau bisa se-detil-detilnya jadi ik ga sampe sampe deh ke puncak cerita hahahaha aku ceritain disins aja ya. Jadi hari senin setelah kemarinnya interlude dan kemarinnya lagi shooting IDF itu kan aku jatuh tikas, karena ga istirahat, selasa makin tikas (gencar mencari duit, saya blog... kan ada tawaran jadi editor tuh, meeting di Wisma Mulia).

Hari Minggu sampai Senin aku agak galau (gak galau-galau amat sih) kok kayaknya... aku tidak berbakat gitu nari kontemporer, ngerasa udah duh... paling goblok.
Eh pas sedang terbaring lemas kayak kepiting rebus gitu, Miss Andara bbm kayak gini nih:  "Aku baru nonton hasil shootingnya. Kamu narinya bagus sekali, I'm so proud :)"
Sebuah kewajaran internasional kan blog aku langsung berlinang air mata, sesenggukan. Aku sampe ngerasa..duh Miss Andara ini apa cuma menghiburku saja ya ah tapi dia bukan guru yang doyan menghibur. Dia itu galaknya udah kayak pelatih renangnya kakakku dulu: Pak Suntoro. Aku aja nulis ini sekarang masih pengen nangis. Aku bilang sama dia via bbm itu, "Makasih ya Miss. Aku janji akan lebih baik lagi narinya." Terus blog, yang ngana belum tahu, si kakak cantik ini sekarang tinggalnya di Bekasi. Bukan, bukan Miss Andara tapi diriku.


Ngana bisa bayangin betapa jauh dari peradaban si kakak ini. Semua ini kan gara-gara permasalahan rumah yang gak mari-mari. Itu rumah Rempoa juga belum tentu bisa kutinggali karena tanahnya masih sengketa (Astaghfirullah my daddy dirimu kok selalu berbuat sesuatu yang menyebabkan diriku nelangsa) jadi cuma ada dua pilihan: ta prop di Bekasi sini, atau ngekos sendiri. Kalau tinggal di Bekasi, ya realistisnya pilih tempat kerja yang di Bekasi atau yang ngga jauh lah dari situ. Jakarta Selatan udah kejauhan. Mau kerja apa di perumahan ini? Paling guru Bahasa Inggris lagi kan... gajine piro? Iso digawe tuku sendal Swallow paling. Kalau nge kos, berarti pengeluaran ngga bisa kayak sekarang, harus cut banyak hal. Salah satunya sekolah nari. Two is too much. Pilih salah satu: Interlude atau Gigi Art Of Duit. Kalau ngikutin kata kulitku nih, aku sudah muak sama gaya anak-anak GAOD yang kemenyek bin kemayu bin ngombos sdh kayak juara SYTYCD aja semuanya. Di kelas pun aku nggak nyaman. Tapi mau ninggalin Miss Andara itu, agak berat. Walaupun dia galak, judes, tapi aku sudah membangun energi ke dia. Dia bisa baca bahasaku lewat gerak.


Kalau mau ninggalin Interlude, dia satu-satunya resource pendidikan hiphop ku. Dia ngajarin detail dan sangat berguna, seperti resource. Jadi gimana dan, kaka Hutabarat? Sa lihat dunia rasa meringkuk di lubang tembok. Sa agak gemetar membayangkan hidup tanpa menari. Saya mau bagaul dulu sama kecoak, biar survive.

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

sehat

Aku masih sakit, nih, blog.. padahal besok udah hari Kamis, harus bekerja di Pingu's. Semoga hari ini sembuh dong, yuk yaaaa...yuuk cepet sehat. Cepet mandi terus ke kampus. Lah kapan istirahatnya? Akakakaka... harus mengejar Armantono nih ik. Come on warrior!!!!!!! Ik merasa hampir gilaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaghhhhhhhhhhhhhhh lontooooooooooooong please, please, ik mau lulus semester ini. Please sehat wal afiat, dan sexy walafeksi... (gila)