Skip to main content

deadline, dan lainnya

alhamdulillah wa syukurillah...(terusin sendiri lagunya) Gueee ngumpulliin tanggall sebelas dooong sebelum deadlayn (Gaya ngomong Fitri Tropika). Hari itu aku puasa, niatnya untuk bayar hutang agnotisme tahun lalu. Hari itu lemes (karena puasa) tapi alhamdulillahnya ngga tersiksa kelaparan/kehausan/sakaw nikotin. aku nyampe kampus jam 8:30 dan SMS Cakti sebaiknya datang lebih pagi (waktu itu janjiannya jam 2 siang) akhirnya dia datang jam 12. Sempat khawatir dia akan tetap datang jam 2. Di dalam ruangan editing, Cakti rese banget mulutnya, Mas Wagimin sampe BT. Akhirnya di penghujung acara saat ik sudah mengumpulkan kaset HDV dan DVD, ik belikan Mas Wa indocafe panas dari warku sesuai saran Nindi by SMS.Terus pulang kan, dijemput Ayah. Sampe rumah rencananya aku mau begadang me-revisi sedikit skenario Jerujiwa, tapi abis latihan Judas choreo beberapa kali, aku langsung bablaass tidur... dan itu enak banget. Aku ngga nyesel. My body + brain need that.

Keesokan harinyaa... alias hari selasa.. jengjengjengjeng!

Bangun jam setengah 7 pagi, nyokap udah ribbuut... aja karena beliau terlambat bangun, belum packing pula. Ternyata mau ke Puncak acara Prudential. Bokap yg baru bangun tampak merana kena semprot.. hehehe. Ik..seperti biasa, manis manis manja... "Mommy mau kimana? Epe? Nginep? Bilapa hali?" Aku memang selalu tidak rela kalau mommy ku nginep-nginep. Aku tumbuh menjadi usia 20an yang tempel abis sama nyokapnya kayak balita. Teruss... barulah aku membuka handphone. Nindi mengingatkan jam setengah 12 bimbingan skenario ya.. oh okay, no problemo.. tapi tentunya ik ngga nge-print di rumah kan.. ik sudah kirim ke email Nindi dan Randy. Ik nyampe kampus jam setengah 1 masih tampak Mas Armantono nongkrong-nongkrong lucu di payung. Aku sudah 4 kali SMS Randy tanya apakah sudah di-print atau belum, dia di mana, ga ada balasan. Sementara jam 2 siang aku janjian sama orang-orang Blueprint Magazine di Grand Indonesia, belum lg janjian sama Jeje, dan jam 6 kelas contemporary dance di Gigi. Randy aku telponin ga diangkat-angkat, aku OGAH NGE-PRINT SENDIRI DI 26. Bukan tugas gue. Ga rela ngeluarin duit 12 ribu yg bisa buat naik busway + ojek. Tanya orang-orang apakah ada yg lihat Randy, mereka semua menggeleng. Menggeleng dalam kepanikan deadline ngumpulin T.A jam 4 sore hahahaha. Akhirnya Oni 08 mantan gebetannya Anis memberiku nomer hape pacarnya Randy. Kuterror lah itu si Ratih untuk membangunkan Randy. Kesel gue, sumpah. Ini yang T.A siapa sih! Pas Randy dateng, Armantono nya udah masuk ruang rapat. Sambil menunggu dengan agak putus asa, aku nongkrong sama Bulan dan Randy di kansin. 

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

sehat

Aku masih sakit, nih, blog.. padahal besok udah hari Kamis, harus bekerja di Pingu's. Semoga hari ini sembuh dong, yuk yaaaa...yuuk cepet sehat. Cepet mandi terus ke kampus. Lah kapan istirahatnya? Akakakaka... harus mengejar Armantono nih ik. Come on warrior!!!!!!! Ik merasa hampir gilaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaghhhhhhhhhhhhhhh lontooooooooooooong please, please, ik mau lulus semester ini. Please sehat wal afiat, dan sexy walafeksi... (gila)