Dear blog,
selamat jam delapan pagi. Kemarin itu aku teler bener-bener deh. Tapi kenapa ya kok aku ngga langsung tidur pdhl jam setengah 11 gitu udah ngantuk. Kayaknya aku nunggui kakak banget - untuk cerita bagaimana tadi di Pingu's. Sebetulnya kelar kelasnya Zhora aku langsung turun ke Yellow Room langsug menjatuhkan pantat di kursi di sebelah Ms.Shinta yang sedang main komputer. Aku langsung bilang "We didn't do anything today, Miss, with Zhora." Hahaha langsung reportase sebelum general meeting selanjutnya. Gila ini kelas-kelasnya Mr.Rizky. Tau ngga blog, sebenarnya aku itu tau lho apa yang harus dilakukan. (Eh ngga juga sih.. yeaa gimana sih looo -___- ) Yaitu langsung ambil mainannya. Bilang "We'll keep this for later, ok?" Nanti aku mau tanya-tanya ah sama Ms.Selvi gimana andaikan murid ngambek karena mainannya diambil terus ngga mau melakukan apapun sementara muridnya cuma satu, cuma dia thok.
Yang aku butuhkan itu keberanian, blog. Soon I will have my classes. I have to be gooood! Harus berani tegas. At the end of the class, Zhora gave me an ice cream. Oh man, he is just a kid. Dia bahkan senyum ke aku pas pulang. Sometimes I feel like a loser. Seperti ngga nanyain Irin ke mana duit TA siNYAMUK terpakai sebenarnya, seperti ngga terus terang ke Sesha kalo hanya Legally Blonde yang selalu dipermasalahkan kenapa ngga bikin sequel Legally Blonde aja. Aku ngerasa agak confused harus memusatkan energiku ke mana. Ke laporan stase, bego.
selamat jam delapan pagi. Kemarin itu aku teler bener-bener deh. Tapi kenapa ya kok aku ngga langsung tidur pdhl jam setengah 11 gitu udah ngantuk. Kayaknya aku nunggui kakak banget - untuk cerita bagaimana tadi di Pingu's. Sebetulnya kelar kelasnya Zhora aku langsung turun ke Yellow Room langsug menjatuhkan pantat di kursi di sebelah Ms.Shinta yang sedang main komputer. Aku langsung bilang "We didn't do anything today, Miss, with Zhora." Hahaha langsung reportase sebelum general meeting selanjutnya. Gila ini kelas-kelasnya Mr.Rizky. Tau ngga blog, sebenarnya aku itu tau lho apa yang harus dilakukan. (Eh ngga juga sih.. yeaa gimana sih looo -___- ) Yaitu langsung ambil mainannya. Bilang "We'll keep this for later, ok?" Nanti aku mau tanya-tanya ah sama Ms.Selvi gimana andaikan murid ngambek karena mainannya diambil terus ngga mau melakukan apapun sementara muridnya cuma satu, cuma dia thok.
Yang aku butuhkan itu keberanian, blog. Soon I will have my classes. I have to be gooood! Harus berani tegas. At the end of the class, Zhora gave me an ice cream. Oh man, he is just a kid. Dia bahkan senyum ke aku pas pulang. Sometimes I feel like a loser. Seperti ngga nanyain Irin ke mana duit TA siNYAMUK terpakai sebenarnya, seperti ngga terus terang ke Sesha kalo hanya Legally Blonde yang selalu dipermasalahkan kenapa ngga bikin sequel Legally Blonde aja. Aku ngerasa agak confused harus memusatkan energiku ke mana. Ke laporan stase, bego.
Comments