hai blog, selamat pagi, selamat hari selsasa. hari ini pembimbingan penulisan dengan matius ali. yihiiiy. Ini sedang ngopi dan ngerokok, abis ini berangkat ke Pingu's terus ke kampus deh. Aku baru bangun jam 7 pagi duh bahaya banget (takut telat lagi ke Pingu's). Sampai kemarin, proposal masih 1.1 terus baru di Bakoel Koffie (diajak Bu Produser) baru deh selesai sampai landasan teori. ahahaha wah rumah emang terlalu nyaman membuat tulisan ngga selesai-selesai. kalau di cafe kan mikir ini hot chocolate 30rb masa gue ngga menghasilkan apa-apa di sini. Terima kasih idenya, Bu Produser yang sedang BT. Makanya daripada BT menahun, lebih baik ngobross deh sama Pak Animator. Jangan ik terus dijadiin penyambung pesan. Ik ini seorang geminian (alasan). Nggak sih, bukan gara-gara zodiak, tapi ya sana lah maki-makian berdua. Kalau akhirnya menemukan sintesa ya alhamdulillah, kalau nggak ya.. syukurlah. Udah ya, berangkat memulai hari yang indah ini. Dadaaaaagh
Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...
Comments