adjo besok semangat djadi koeli lagi untuk, demi film siNjamoek. Eh blog tadi kan nari ya... ah sedih deh. Yang hafal gerakan cuma dua orang, aku sama cewe yang bajunya biasa tapi bisa nari itu. Tapi beatnya kok aku salah terus ya, kalo nggak kelambatan ya kecepatan. ah sedih deh. kemarin (sekarang sudah jam 12 lewat) mens hari pertama jadi badan rasanya berat dan pegal-pegal. pokoknya nariku bagusan minggu lalu daripada kemarin. aku jadi suka malu sendiri karena kecepetan hehehehe. aku ngga enak badan sebenarnya, badan panas dingin. tapi ngga usah dirasa-rasain lah. agak galau nih hari ini. (agak atau banget?? hahahahahaha) ini efek mens atau apa sih? kangen nyokap, ngeliat foto kak Ernst jadi galau, ngelamun bareng kakak di kamar jadi sotoy merasakan kesedihan kakak. ah. fak. ngga usah ber-drama queen lah. ga ada waktu, bray.
Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...
Comments