Skip to main content

tidur siang gak mutuuuww

Hai aku tidak keluar dari Bintaro hari ini. Karena tidak pegang uang cukup. Daripada keabisan uang di tengah jalan atau pingsan dehidrasi karena tidak bisa beli minuman kan? Mendingan di rumah ngerjain tugas. But in fact, bukannya mengerjakan tugas, aku malah tidur setelah jalan ke Bank Mandiri untuk bikin kartu ATM baru tapi gagal dikarenakan prosedurnya tidak se-sederhana yang ik kira. Malay bo. Gue sok sok "Aduh I've got alot to do!" Dan plus gue kelaperan karena pagi hanya makan bak pao kecil (tapi enak) berisi kelapa parut yang dilumuri gula jawa. Wenak tenan pokoknya. Dan sehat untuk sarapan. Cuma efeknya jam 11 pagi sudah lapar. Terus, keluar dari Bank Mandiri cab.Bintaro yang pelayanan CSO nya lambat itu, ik makan bakso di dekat situ. Subhanallah enak... daripada Bakso Cak Man (yg ada di jakarta lho yaa), itu enak. Namanya BAKSO ASLI MALANG (Ya ndak tau juga kalo dia nipu judul...). Yang jelas ada gorengannya, bakso nya pun lumayan. Murah, 8000 saja (untuk ukuran Jakartay iku harum ker). Pulang dari situ jalan kaki... matahari lumayan terik tapi ga masalah.. harus disyukuri. Pulang-pulang langsung ctit! (suara nyalain AC Kamar) gdebuk! (suara aku melempar badan ke kasur) srrt! srrt! (suara aku narik selimut).
Jadi.. aku mimpi ngalor ngidul aku lupa. Ujung-ujungnya, aku mimpi sedang ngobrol sama Tyas Mirasih yang menceritakan pengalamannya naik wahana rumah hantu. Katanya serem.. selama dia bercerita, aku melihat visualnya seolah aku berada dalam wahana itu melihat si Tyas Mirasih duduk sendirian di kereta. Trus, pas udah deket pintu keluar, ada kuntilanak duduk di sebelah dia (Menurut dia, si kunti ini termasuk bagian dari wahana itu alias manusia yang nyamar). Di pintu keluar itu sudah ada lelaki yang nyamar nates-natesan juga. doi standby. Si Tyas untuk menghibur diri, ngajak ngomong si Kunti, "Eh cowok itu kayaknya naksir banget deh sama lo." Sudah. Mimpinya berhenti sampai di situ. Aku sadar kalau aku tadi mimpi. Mataku masih terpejam tapi sudah terbangun. Bukannya bangun, aku menidurkan diriku lagi karena penasaran sama jawabannya Mbak Kunti. Benar-benar kembali loh aku ke mimpi itu, dari scene ngobrol sama Tyas, dissolve ke wahana rumah hantu itu di mana aku melihat si Mbak Kunti diam. Aku pengen lari, maksudku pengen balik ke alam atas sadar. Aku berusaha bangun, tapi aku ditarik ke bawah oleh mimpi itu, aku tarik ke atas lagi, "Astaghfirullah, astaghfirullah" gitu ucapku dalam hati. Gak ngaruk pek. Tarik-tarikan sampe jantungku mau copot, baru berhasil Ik.
Gak mutu tidur siang iki... janda.

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

yang hilang dan jadi debu

ada sesuatu yang diam-diam kupercaya walau ia hilang ditelan bisingnya Jakarta: Islam ada cara hidup yang sederhana, menawarkan kesadaran untuk mampu mengendalikan kecepatan, dengan disiplin lima kali dalam sehari, dan tidak lebih lama dari basa-basi ada cara bertutur yang tegas dan disetujui tubuh, istighfar membuatku sadar, bahwa yang sakit bisa pulih tasbih menunduk-daguku, bahwa seniman itu sebuah entitas hamdalah hangatkan bahuku, ada yang Maha kendali di atas kendaliku