Skip to main content

spa yuk!

keisha: kalo spa coklat kan kita kebauan coklat... kalo spa susu rasanya lembut, nah ada spa yang menyakitkan
gempar: apa itu?
keisha: spatu.
gempar: kamu kok ikutan jayus kayak aku sih?
keisha: (ngga terima). spa yang menarik perhatian orang?
gempar: spanduk
keisha: (shit! dia tau!)
gempar: spa apa yang harus berdua?
keisha: spasang! spa apa yang membuat kita mengingat masa lalu?
gempar: spanjang jalan kenangan...
keisha: (*&&$#! dia bisa jawab!)
gempar: spa apa yang harus digoes?
keisha: spada! yee itu sih speda! spa apa yang membuat kita merasa santai, tidak usah terlalu menghaluskan bahasa?
gempar: ??
keisha: spantaran!
keisha&gempar: hahahahahahahahaha (yg ngasih pertanyaan sampe ngguling)
gempar: spa apa yang nyampah di internet?
keisha: ah.. spam! gampang! spa apa yang ketat, membuat kita merasa lengkeeet?
gempar: ??
keisha: spalding!
gempar: ngahahah...spa apa yang nama negara?
keisha: (huh pertanyaan nya ga asik) sparta.
gempar: bukan
keisha: spanyoool... (sampe monyong). spa apa yang mendunia?
gempar: ??
keisha: (yes! dia ngga bisa jawab!) spak bola!
gempar: ahaaahahahaha... itu sih sepak tau.
keisha: bodo, tadi kamu juga sepeda jadi spada.
gempar: spa apa yang bisa jadi lagu?
keisha: (tuh kan kalimatnya ngga diatur lagi, masa spa bisa jadi lagu?) sparuh nafas! spa apa yang biasanya ada di pesta nikahan?
gempar: ??
keisha: spangkat alat sholat

kami semua tertawa sampe ngguling. aku sampe netes air liur.

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

yang hilang dan jadi debu

ada sesuatu yang diam-diam kupercaya walau ia hilang ditelan bisingnya Jakarta: Islam ada cara hidup yang sederhana, menawarkan kesadaran untuk mampu mengendalikan kecepatan, dengan disiplin lima kali dalam sehari, dan tidak lebih lama dari basa-basi ada cara bertutur yang tegas dan disetujui tubuh, istighfar membuatku sadar, bahwa yang sakit bisa pulih tasbih menunduk-daguku, bahwa seniman itu sebuah entitas hamdalah hangatkan bahuku, ada yang Maha kendali di atas kendaliku