jokes yang tidak akan pernah lekang dimakan waktu antara aku dan pacarku
aku: "duuh...bang steven kok ga online yaaa?"
pacar: "steven udah ta'bunuh"
suatu pembicaraan di malam hujan dimana aku memaksakan pergi dengannya padahal sudah larut malam dan kami berdua sudah letih
aku: "aku ngerasa Tuhan ngejek aku dengan menurunkan hujan ini."
pacar: "kata-kata 'ngejek' terlalu kasar,,,'mengingatkan' sih kalo kataku
aku: "itu kata-kata yang aku pilih, ted."
pacar: "iya tapi kata-katamu terlalu kasar untuk Tuhan."
aku: "tapi itu kata yang aku pilih. itu hubunganku sama Dia."
pacar: "gimana hubunganmu sama dia?"
aku: "intim."
"berhubungan intim dengan seseorang yang asing."
pacar: "lho kalo intim berarti ngga asing dong?"
aku: "making love kan intim. aku making love dengan orang yang ngga aku kenal"
pacar: "kalo kamu ngga kenal kenapa making love?"
aku: "aku sudah terlanjur jatuh cinta."
pacar: "kok bisa jatuh cinta kalo ngga kenal?"
aku: " pertama, u can say nothing to interrupt my thought of Him. Ini hubunganku.
Hubungan yang sangat personal dan hanya aku yang merasakannya. Jawaban
kedua adalah karena aku merasakan cintaNya, walau aku ngga tau siapa Dia."
pacar: "Wah berarti kamu ngga terlalu mengenal Kekasihmu ini..."
aku: "Memang."
pacar: "tapi yang kamu bilang memang benar...semua orang punya hubungan-nya
masing-masing dengan Tuhan."
dan kamipun berjalan bergandengan tangan sambil tersenyum.... rongga dadaku terasa hangat di satu titik yang lalu menyeluruh. Seperti baru saja membicarakan seorang gebetan yang sangat menarikhatiku. hihihi...akulah si selir hina yang beruntung mendapatkan cintaNya. Sungguh aku hanya selir Sang Raja.
aku: "duuh...bang steven kok ga online yaaa?"
pacar: "steven udah ta'bunuh"
suatu pembicaraan di malam hujan dimana aku memaksakan pergi dengannya padahal sudah larut malam dan kami berdua sudah letih
aku: "aku ngerasa Tuhan ngejek aku dengan menurunkan hujan ini."
pacar: "kata-kata 'ngejek' terlalu kasar,,,'mengingatkan' sih kalo kataku
aku: "itu kata-kata yang aku pilih, ted."
pacar: "iya tapi kata-katamu terlalu kasar untuk Tuhan."
aku: "tapi itu kata yang aku pilih. itu hubunganku sama Dia."
pacar: "gimana hubunganmu sama dia?"
aku: "intim."
"berhubungan intim dengan seseorang yang asing."
pacar: "lho kalo intim berarti ngga asing dong?"
aku: "making love kan intim. aku making love dengan orang yang ngga aku kenal"
pacar: "kalo kamu ngga kenal kenapa making love?"
aku: "aku sudah terlanjur jatuh cinta."
pacar: "kok bisa jatuh cinta kalo ngga kenal?"
aku: " pertama, u can say nothing to interrupt my thought of Him. Ini hubunganku.
Hubungan yang sangat personal dan hanya aku yang merasakannya. Jawaban
kedua adalah karena aku merasakan cintaNya, walau aku ngga tau siapa Dia."
pacar: "Wah berarti kamu ngga terlalu mengenal Kekasihmu ini..."
aku: "Memang."
pacar: "tapi yang kamu bilang memang benar...semua orang punya hubungan-nya
masing-masing dengan Tuhan."
dan kamipun berjalan bergandengan tangan sambil tersenyum.... rongga dadaku terasa hangat di satu titik yang lalu menyeluruh. Seperti baru saja membicarakan seorang gebetan yang sangat menarikhatiku. hihihi...akulah si selir hina yang beruntung mendapatkan cintaNya. Sungguh aku hanya selir Sang Raja.
Comments