Skip to main content

My nest project: Dalam Gelap

dear bloggy my bestfriend ever,
aku baru saja dari kampus padahal kemaren ngomong "besok ga mau kemana-mana ah...capek" dan sekarang aku di AH. kayaknya gue jadi kecanduan AH gini deh... :D
Yah intinya kehidupanku sekarang ini,, aku in the process preparing for my film "Dalam Gelap" dan juga sangat memusingkan paper TEORI FILM yang minimal 15 halaman itu. Kemarin jadinya aku dianter Gempar naik motor pinjeman (punya Yoram) ke Bintaro berangkat jam setengah 11 malem (hiiirr..!!) dan lampu depan motornya Yoram tu mati nyala mati gitu. Oh iya by the way on the way tombol backspace laptop ini RUSAK kayaknya karena kemarin ketumpahan UC 1000. Aku bangun tidur jam 1 siang karena tidur jam setengah 4 pagi ngerjain teori film. Itu pun yaahh...kayaknya cuma dapet 2 lembar (aku ngerjain di note, bukan di Word).

Sekarang di sampingku ada bayi piko...dia lagi curhat tentang teman-teman angkatannya. Dia bilang dia selama ini total membantu teman-temannya tapi temannya ga ada yang bener-bener mau bantuin dia. Huhh!!! mengesalkan! Padahal kan aku udah ngomong kayak gitu dari dulu dulu...

Hari ini aku sudah makan apa saja yaa?? satu buah pisang, satu telur dadar, dan sebungkus pop mie. Nanti mau makan bubur Ropita. Bukan karena lapar, tapi hanya untuk memuaskan nafsu saja..hahahhahah

Udah ah aku mau pulang mungkin nanti di rumah ta'lanjutin.
Dadaaaagghh bloggy....

Comments

Popular posts from this blog

It Has Been A Lot!

Wow, where should I start? So my comeback to dance class after a month break (sebulan aje dibahas...gimana lebih? Udah jadi buku keleus :D) had been a wild ride. Right away rehearsal for a performance and coordinating an event at the same time. Berto gave me this job from IDF, where I worked as P.I.C for Dance Writing Workshop. My girl IKAN said why am I taking the job if I am so busy? The answer is clear: I need to pay college. Ikan said she can just lend me money and I can focus on my thesis. God, bless this human that is my best friend. That's very kind and thoughtful of her. Anyway, I took the job so I was running 2 events at the same time. One in Cikini, Central Jakarta and one in SOM, South Tangerang. I became an adept Commuter Line user. I no longer mistaken peron 1 with peron 2 and silly things like that, like not knowing which gate I should enter after scanning my card to enter the peron. Duh. Duh 100x. I wasn't particularly on diet but I really didn't want to ea...

What is happiness? It sounds like a snack.

I would, like usually, open this post by saying "Things are crazy". Yes, I don't know are things really crazy or is it just me. I think it's the latter. Life appears as surprises to me. And I act like a door, opening this tunnel, closing another one. I don't feel dull, and I can't say my days have been dull for they are full with challenges. But I have been so alone. This also sounds weird. Since when that I'm not alone? I always pull myself back from any social event. I hang out alone. I guess the last time I had a good time outside the house/office/campus with another human being was the last Saturday in January, so it's a month ago. It is true that if I just ask, I will get people willing to go with me. But I am the pickiest picky pick ever because most of the times when I don't pick, I get bored with dull conversations, or a view of someone watching his/her phone like there's nothing else to see. So all this time I hang out alone. Mos...

yang hilang dan jadi debu

ada sesuatu yang diam-diam kupercaya walau ia hilang ditelan bisingnya Jakarta: Islam ada cara hidup yang sederhana, menawarkan kesadaran untuk mampu mengendalikan kecepatan, dengan disiplin lima kali dalam sehari, dan tidak lebih lama dari basa-basi ada cara bertutur yang tegas dan disetujui tubuh, istighfar membuatku sadar, bahwa yang sakit bisa pulih tasbih menunduk-daguku, bahwa seniman itu sebuah entitas hamdalah hangatkan bahuku, ada yang Maha kendali di atas kendaliku